KEARIFAN LOKAL PETANI DI PEDESAAN JAWA

Penggalian kearifan tradisional dapat dikaji lewat perilaku kehidupan masyarakat di wilayah pedesaan. Denyut nadi kehidupan tradisional bisa terlihat dari betapa hiruk pikuknya masyarakat dalam bekerja dan berusaha untuk meraih nafkah rezeki. Pagi-pagi benar, sebelum ayam jantan berkokok, orang Jawa sudah bangun tidur. Menurut keyakinan mereka rejeki seseorang akan diambil oleh ayam bila bangun tidur kesiangan.

Tugas sehari-hari sudah menunggu untuk diselesaikan sesuai dengan profesinya masing-masing. Para pedagang memulai paginya dengan harapan yang optimis. Para mbok-mbok bakul mempersiapkan dagangannya di pasar-pasar. Hasil bumi yang berupa beras, jagung, ketela, sayuran dan buah-buahan di gelar di pasar untuk dipertemukan kepada konsumen. Mereka berjalan menuju ke pasar dengan membawa barang-barang dagangan itu dengan cara dipikul, digendong dengan diterangi obor.Petani Jawa

Kehidupan perekonomian desa berporos pada perdagangan tradisional. Perdagangan tradisional berlangsung pada hari pasaran, yakni Pon, Wage, Kliwon, Legi dan Pahing. Tawar-menawar antara pedagang dan pembeli boleh jadi sangat alot, sehingga merupakan suatu seni tersendiri dalam transaksi perdagangan. Sistem pedagang bakulan itu merupakan sokoguru perekonomian Jawa. Kegiatan pertanian di sawah digerakkan oleh Pak Tani. Kegiatan Pak Tani sudah dimulai dengan mengasah sabit dan membetulkan cangkul. Pak Tani berangkat ke sawah tanpa alas kaki dan siap mengolah lahannya. Antar pemilik sawah suka bekerja sama dengan tidak mengharapkan imbalan. Sambil macul mereka juga menyabit rumput untuk pakan ternak. Seolah-olah pakan ternak itu adalah oleh-oleh untuk raja kaya mereka yang menunggu di rumah. Para petani adalah pekerja yang ulet.

Pekerjaannya yang dekat dengan tanah, air dan udara yang sangat segar membuat hidup menjadi tenang, tentram, seimbang, dan alami. Tidak jarang di antara petani itu suka rengeng-rengeng, berdendang tembang dan lagu daerah dengan santai. Orientasi mereka bukan hasil kuantitatif tetapi proses kualitatif. Sikap beringas, keras, cemburu dan iri sukar berkembang. Masing-masing pihak tahu diri dan sadar hak dan kewajibannya.

Bu Tani sebagai ibu rumah tangga sekaligus pendamping suami adalah perempuan yang tangguh. Bu Tani yang bertugas di rumah tak kalah sibuknya mengurus rumah tangga. Memasak, mencuci dan membereskan pekerjaan rumah tangga adalah kewajiban pokoknya.

Pantangan bagi Bu Tani adalah bila genthong kosong dan kendhi tak berisi. Genthong dan kendhi merupakan simbol wadah rejeki. Kalau genthong kendhi hampa, akan ditafsirkan keluarga petani itu akan lamban dan lambat dalam memperoleh rejeki. Selain itu wadah yang kering juga membuat suasana panas yang memudahkan hari untuk marah. Prinsip Bu Tani terhadap kedudukan suami adalah suwarga nunut neraka katut, yaitu suami yang jaya akan sekaligus meningkatkan kejayaan istri. Sebaliknya suami yang jatuh, maka istri pun pasti juga merasakan kesengsaraan.

Anak-anak merupakan harapan masa depan keluarga. Adapun tugas anak-anak adalah mikul dhuwur mendhem jero nama baik kedua orang tuanya. Maksudnya si anak itu harus mau menjunjung tinggi harkat dan martabat ayah ibu. Orang Jawa mengatakan anak polah bapak kepradah.

Artinya bahwa tingkah laku anak senantiasa membawa nama orang tua. Kebesaran orang tua bisa tercemar karena anaknya yang urakan dan melanggar peraturan. Pembagian kerja di wilayah pedusunan itu sudah berlaku turun-temurun. Konflik jarang terjadi karena masing-masing pihak sudah faham terhadap hak dan kewajibannya masing-masing.

Tag Pencarian: cerita kentu, petani dan bu tani mesum disawah, https://mistikindonesia com/2014/12/12/petani-di-pedesaan-jawa html, cerita ngewe istri orang desa hot, cerita sek pedesaan, cerita sek dipedesaan, cerita sek ibu ibu petani desa, Cerita sek ibu ibu petani di desa, cerita sek ibu petani, cerita sek ibu2 desa, cerita sek ml dengan orang desa, cerita sek pak tani, cerita sek petani, Cerita sek tradisional, garap ibu ibu petani, cerita sek dgn ibu ibu petani di desa, Cerita panas ngentot sama mbok dikampung, cerita ngewek embok2 desa, www kisah ml ibu petani, cerita dewasa pedesaan, cerita hot sama ibu ibu petani, cerita kenthu ibu petani, cerita kentu mbok mbok, cerita kentu sama ibu jawa tua, cerita mesum ibu2 di desa, cerita mesum orang desa, cerita mesum orang jawa, Cerita Mesum petani, cerita mesum wanita petani, cerita ngewe ibu petani pedesaan

TIDAK ADA KOMENTAR