Telaah Mitos Jawa

Istilah mitos sudah lama dikenal, bisa dikatakan mitos ialah sesuatu berupa wacana (bisa berupa cerita, asal-usul, atau keyakinan) yang keberadaannya satu paket dengan pantangan yang tidak boleh dilanggar. Orang bilang menentang mitos itu ”pamali” (dosa) bisa kualat. Keberadaan mitos sangat erat kaitannyadengan adat istiadat yang masih bersifat tradisional. Terutama pada sebagian masyarakat yang masih meyakini ajaran animisme dan dinamisme. Mitos dengan aturan yang telah lampau tidak bisa begitu saja disisihkan, akan banyak hal yang harus dilalui untuk menciptakan perubahan itu. Tetunya tidak semudah menutup buku.

Logika, lebih menitik beratkan pada analisis pikiran dan kemajuan persepsi dengan kata lain lebih menonjolkan peran pikiran yang masuk akal dan angka kemungkinannya lebih tinggi dibanding angka ketidakmungkinannya. Benarkah mitos selalu memiliki alasan yang logis? Berbeda dengan masyarakat tradisional yang masih meyakini adanya mitos sebagai sesuatu yang harus diperlakukan hati-hati, masyarakat modern tidak begitu adanya, mungkin karena telah banyak fasilitas canggih yang bisa menepis kepercayaan tentang mitos.

”kalau makan jangan depan pintu nanti yang mau nglamar kamu balik lagi. Dasar anak muda zaman sekarang, dikasih tau orang tua kok malah ngeyel, katanya mitos lah, tahayul lah, nanti kalo sudah kena batunya aja baru nyesel ”. Kata seorang Nenek pada cucunya. Pernah mengalami kejadian yang serupa ? sebetulnya kalau dipikir-pikir lagi kata-kata si Nenek ada benernya juga alias masuk akal.

Tidak ada salahnya menganalisis sebentar tentang hubungan mitos dengan logika dengan cara mengambil beberapa contoh mitos dan mengkaitkannya dengan pemikiran yang lebih masuk akal. Misalnya :

* Anak gadis dilarang keras makan di depan pintu, katanya bisa batal dilamar orang alias balik kucing. (ini mitosnya). Kalau dipikir-pikir memang tidak pantas makan di depan pintu, fungsi pintu hanya untuk jalan keluar masuk saja. Kalau memang makan ya di ruang makan atau di tempat yang layak untuk makan. Hubungan dengan yang nglamar balik lagi apa ya ? otomatis balik, semua cowok pasti pengen calon istri yang punya sopan santun, lah kalau makannya di depan pintu dan berdiri pasti ilfeel (ntar disangka kuda, kan makannya kuda berdiri). Karena itu ga jadi nglamar. Lanjut Halaman 2

TIDAK ADA KOMENTAR